Detektifinvestigasi.com – Batuphat Barat, Minggu, 1 Maret 2026. Pendataan Rehabilitas Rumah Pasca banjir besar November 2025 di gampong batuphat barat kecamatan muara satu kota lhokseumawe, berlanjut aksi protes dari warga pada pertengahan februari 2026.

Ratusan warga gampong batuphat barat sebelumnya saat banjir dilaporkan mengungsi ditenda, mesjid dan menasah selama kurang lebih 5 s/d 10 hari berturut-turut.
Dinamika sosial terjadi akibat pendataan, dimana warga merasa tidak dimasukkan dalam daftar sebagai penerima bantuan Rehabilitas Rumah pasca banjir besar hedrometrologi, rumah warga ikut terendam akibat dampak banjir besar Hedrometrologi november 2025 yang menenggelamkan gampong batuphat barat.
Protes warga memanas hingga penyegelan kantor desa mulai selama seminggu mulai selasa 17 februari 2026 dan baru dibuka pada selasa 26 februari 2026 lalu.

Pj. Keuchik gampong batuphat barat (M.YASIN) memberikan tanggapan isu krusial pasca pendataan Rehabilitas Rumah di wilayah gampong batuphat barat, terdampak banjir 3000an jiwa dan yang terdata mengungsi sebanyak 1099 KK, rumah rusak ringan dan rusak berat sebanyak 500an KK, dan untuk stimulus ekonomi sebanyak 1024 KK.
Data tersebut akan diserahkan langsung kepada intansi terkait, misalnya data Rehabilitas Rumah ditangani oleh instansi BPBD, dan untuk stimulus ekonomi ditangani oleh dinas sosial pemerintah kota lhokseumawe.
Sambungnya, terdapat juga kerusakan pada fasilitas umum gampong seperti kantor dan pagar kantor desa yang roboh.
Harapannya, data warga yang akan diserahkan nantinya dapat diverifikasi baik untuk data rehabilitas rumah, maupun pemulihan stimulus ekonomi, agar warga yang terdampak banjir hedrometrologi tersebut dapat terbantu. Tutup keuchik Yasin biasa disapa warga
Jurnalis 083.












