Di Balik HUT ke-79 Megawati, PDI Perjuangan Klaten Baca Arah Politik 2029 dan Perkuat Mesin Partai dari Akar Rumput

Klaten – DetektifInvestigasiGWI.com |Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Klaten, Jumat (23/1/2026), tidak sekadar bermakna seremonial. Di balik balutan sarasehan bertema “Merawat Bumi Menjaga Tradisi”, kegiatan tersebut mengindikasikan penguatan konsolidasi ideologi dan pemantapan mesin politik menjelang Pemilu 2029.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Taman Perdamaian, Desa Geblengan, Kecamatan Kalikotes, dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten Hj. Sri Mulyani, SM, MSi, serta dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom, Ketua DPRD Kabupaten Klaten Edy Sasongko, seluruh anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, jajaran Ketua PAC se-Kabupaten Klaten, dan struktur partai hingga tingkat bawah.

Secara simbolik, rangkaian acara diisi dengan tebar benih ikan dan penanaman pohon penghijauan. Namun bagi pengamat politik lokal, aksi tersebut tidak dapat dilepaskan dari upaya membangun narasi politik keberlanjutan yang sejak lama menjadi salah satu identitas ideologis PDI Perjuangan, sekaligus strategi menjaga kedekatan emosional dengan basis pemilih akar rumput.

Dalam pernyataannya, Hj. Sri Mulyani menegaskan bahwa peringatan HUT Megawati Sukarnoputri merupakan momentum penguatan ideologi partai. Penegasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa struktur partai di daerah mulai melakukan penajaman garis politik dan militansi kader, seiring meningkatnya suhu politik nasional pasca-Pemilu 2024.

“PDI Perjuangan tetap konsisten menjaga Pancasila, UUD 1945, dan keberpihakan kepada wong cilik. Kegiatan ini adalah bagian dari konsolidasi ideologi dan kesiapan menghadapi agenda politik ke depan,” ujar Sri Mulyani.

Pernyataan tersebut menguatkan indikasi bahwa HUT ke-79 Megawati tidak hanya dimaknai sebagai penghormatan kepada figur sentral partai, tetapi juga sebagai ruang internal konsolidasi dan pemetaan kekuatan PDI Perjuangan di tingkat daerah.

Kehadiran Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam acara ini turut mempertegas irisan antara kekuatan partai dan kekuasaan eksekutif daerah. Dalam keterangannya kepada media, Hamenang secara terbuka menyebut pentingnya strategi politik dan soliditas koalisi dalam menghadapi Pemilu 2029.

“Ke depan, partai akan terus mengatur strategi dengan tetap dekat dengan rakyat dan menjaga kekompakan koalisi,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut dapat dibaca sebagai sinyal awal bahwa kontestasi politik 2029 mulai dihitung sejak sekarang, dengan penguatan struktur, narasi ideologis, dan kerja-kerja simbolik yang menyentuh isu lingkungan dan budaya.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Namun di luar prosesi tersebut, kegiatan ini menegaskan bahwa PDI Perjuangan Klaten tengah mengunci barisan, memastikan loyalitas struktur, serta menjaga kesinambungan ideologi dan kekuasaan politik di tingkat lokal.

Bagi publik, rangkaian kegiatan ini patut dicermati tidak hanya sebagai peringatan hari lahir seorang tokoh nasional, tetapi juga sebagai bagian dari peta jalan politik PDI Perjuangan menuju 2029, di mana konsolidasi lebih dini menjadi kunci mempertahankan dominasi elektoral.


Reporter: Armila-GWI
Editor: Zulkarnain Idrus

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP